Temen-temen mudika Wilayah Brayat Minulya yang ingin tanya jawab, konsultasi, dll kepada ROMO silakan mengirimkan pertanyaan, dll lewat SMS ke 0857 29881999.Tulis dulu ROMO, kemudian pertanyaan, dll. Pertanyaan, dll dari temen-temen serta jawaban dari ROMO akan dimuat dalam WM. Pertanyaan, dll bebas dan tema tidak dibatasi. Silakan, ditunggu dan manfaatkan kesempatan yang langka, baik dan indah ini. Kirimkan pertanyaan, dll sebanyak-banyaknya, makasih...
Minggu, 26 Oktober 2008 jam 6 sore di rumah Mbak Tya, Nogosari akan diadakan RAPAT PENGURUS INTI membahas NATALAN 2008. PENGURUS INTI yang telah menerima undangan baik lewat telepon/SMS/kertas/e-mail, dll, silakan datang dengan membawa ide-ide, solusi, dsb tentang acara NATALAN 2008 Mudika Wilayah Brayat Minulya.
Bulan Oktober ini ketua mudika qta, Ninin merayakan ultahnya. Kepada WM Blog Jumat dinihari, Ninin menyampaikan terima kasih atas doanya. "Terus kasih masukan dan kritik ke saya ya! Nuwun … !" tulis Ninin dalam SMS-nya, 17 Oktober jam 00:46. Dibulan Rosario (Oktober) ini selain Ninin, ada beberapa mudika yang juga ultah, DANAR (Ambrosius), EDUM (Ambrosius), OKTA (Ignatius) dan ARIS (Ignatius).
Mulai Oktober ini Dian "Cemplon" ga punya bapak. Bapaknya Cemplon mulai bulan Oktober 2008 ini ada tugas di luar Jogja, yaitu di Solo. "Selama 3 bulan," kata kakaknya Dian pada WM Blog, Senin malam, 20 Oktober. Dian di mudika wilayah Brayat Minulya menjadi bendahara bersama Ima (Pius X).
"Kantor" WM blog di sebuah warnet di Jebugan(selatan toko Bu Dipo) beberapa hari lalu didatangi maling. Pencuri mengambil helm pengunjung yang lagi ngenet. Bapak penjaga warnet kepada WM Blog mengatakan, ada pengunjung warnetnya yang kehilangan helm. "Helmnya dibawa aja, soalnya kemarin ada yang kehilangan helm," kata bapak penjaga warnet pada WM Blog, Sabtu siang 18 Oktober. "Iya dibawa masuk aja kemarin ada yang kehilangan helm," tutur seorang ibu berjilbab dengan nada tegas dan serius. Ibu tersebut berdiri bersama bapak tadi didepan warnetnya. "Kantor" WM Blog berpindah-pindah tergantung waktu, dana, dll.
Pembongkaran rumah sekretaris I mudika, Rina, bagian depan telah selesai. Sampai Sabtu siang, 18 Oktober, telah memasuki tahap berikutnya yaitu PEMBANGUNAN. Pembangunan terus dilakukan dan berlanjut. Rumah Rina termasuk korban gempa bumi 27 Mei 2006, bagian depan yang paling parah terkena lindhu.
Bendahara 2 mudika Brayat Minulya, Dian "cemplon, Jumat sore, 17 Oktober memecahkan kaca jendela SMP Putratama. "Pecah kocone, pas aku futsal," kata cemplon pada WM Blog. Jumat sore Dian lagi main futsal bersama temen-temennya di utara gereja Bantul. Tapi saat bermain futsal itu, tendangan Cemplon yang keras melesat kuat merontokkan kaca jendela SMP swasta tersebut.
Mudika Brayat Minulya dari Ignatius, Wulan, beberapa hari lalu menemukan foto mudika abad 20. Foto itu dalam bentuk klise dan telah dicetak. Ada 30 foto terpampang disitu, 100% foto-foto mudika wajah-wajah lama."Itu foto tahun 1990," kata Wulan pada WM Blog. Wulan menambahkan foto tersebut ia sumbangkan pada mudika yang sekarang untuk inventaris. Foto-foto abad 20 itu menampilkan wajah-wajah dan aktivitas mudika tahun 90-an. "Itu mas dan mbak kita, mungkin ada yang om dan tante kita, hehe," kata Sigit, mantan pengurus mudika Brayat Minulya ketika dihubungi WM Blog.
Beberapa waktu lalu Blog kita ini dilengkapi hit counter.Dari hit counter tanggal 16 Oktober 2008 (siang hari), blog mudika kita ini tercatat telah mendapat 128 kali kunjungan.
Besok pagi, Jumat, 17 oktober 2008, ketua mudika Wilayah Brayat Minulya, NININ, merayakan ultahnya. WM BLOG belum menghubungi ketua mudika kita, apa rasanya, apa komentarnya di hari bahagianya itu. Ninin, alumni SMA 1 Sumuran Bantul.Saat ini belajar dan memperdalam ilmu Hukum di Fakultas Hukum, UGM Yogyakarta.
Kalo nomor telepon dan alamat e-mail temen-temen sudah ganti, mohon SEGERA memberitahukan ke ketua mudika, Ninin (085643109567). Bagi yang belum tercantum, mohon juga segera memberitahukan ke ketua mudika, thx b4.
6 Oktober hari ini, temen qta Danar "Ucup" ultah. "Siap..piye mengko teko yo.. ok,"kata Ucup saat dihubungi WM Blog via ponselnya. "undagne jam 1 nglumpuk,neng skul..ok muach," tulis Ucup di SMS pada hari bahagianya. Di mudika Bramin Danar sebagai seksi parkir, periode yang kemarin jadi humas lingkungan Ambrosius. Di bulan Oktober ini ada beberapa mudika yang ultah, bahkan ketua mudika, Ninin juga "potong tumpeng".
Pastor paroki Bantul, Rm. Hartono, Sabtu sore, 4 Oktober berkunjung ke mudika wilayah qta. Pertemuan ini bertempat dirumah ketua mudika.
Rm. Hartono dalam pengantarnya mengatakan, kunjungan pastoral ke mudika wilayah dilakukan karena mudika juga perlu diperlakukan sama dengan warga di lingkungan. "Setiap ada kunjungan ke lingkungan, mudika yang datang sedikit, apalagi kalo kunjungan itu murni ga ada ujubnya, lebih sedikit lagi," kata Romo Hartono.
Dalam kunjungan pastoral itu diadakan game dan sharing. Ada 20 mudika yang datang dalam kunjungan tersebut, rata-rata cowok."Ceweke sedikit tapi mantep, iso dibagi loro," kata Romo Hartono yang disambut senyum beberapa mudika.
Dalam pertemuan itu Romo Hartono memperlihatkan gambar-gambar Yesus dalam beraneka ragam profesi seperti pemain sepakbola, pemain tenis, dll.
Romo Hartono menegaskan bahwa fokus kegiatan gereja khususnya mudika ada pada satu orang bernama YESUS. "Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia, ketika hadir didunia Yesus tentu saja adalah manusia," tutur Romo Hartono.
Romo Hartono menekankan bahwaYesus itu bisa jadi idola orang muda juga. Dalam kitab suci, tambah Romo Hartono, ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa Yesus bertindak, berperilaku dan bergaul seperti orang muda.
"Kalo Yesus hadir sekarang, tentu mau juga diajak sms-an, bal-balan dll,"kata Romo Hartono.
Rencananya kunjungan pastoral akan dilakukan 2 atau 3 bulan sekali.
Bulan September kemarin adalah bulan kitab suci. Bulan ini, Oktober adalah bulan Rosario. Pastor Paroki Bantul, Romo Minarto dalam misa pembukaan bulan Rosario,selasa malam 31 September,mengatakan doa rosario merupakan doa yang mudah dilakukan karena dilaksanakan secara berulang-ulang. Doa rosario, kata Romo Min, merupakan doa yang ampuh dalam kehidupan beriman umat Katolik.
Romo Minarto dilahirkan di Kulon Progo, 25 September 1962, ditahbiskan sebagai pastor 14 Agustus 1991. Romo Minarto pernah berkarya di : Paroki Santo Yusuf Medari Paroquia Immaculada Conceicao Ermera, Diocese Dili Paroquia Maria Fatima Turiscai, Diocese Dili Paroki Santa Maria Regina Purbowardayan Paroki Santa Maria Kartasura Paroki Santo Yakobus Klodran Bantul.
Romo Patricius Hartono, Pr Romo Hartono berasal dari Paroki Boro, Kulon Progo, lahir 17 Maret 1973. Romo Hartono putra dari bapak Paulinus Sardi Haryowinoto dan ibu Theresia Sriyati. Sebelum berkarya di Paroki Bantul, Romo Hartono bertugas di Paroki Kebonarum Klaten. Romo Hartono ditahbiskan sebagai pastor pada 10 Juli 2002 di gereja St. Fransiskus Xaverius Kidul Loji Yoyakarta bersama 11 pastor lainnya yaitu : • Antonius Amisani Kurniadi, Pr • Antonius Dadang Hermawan, Pr • Stanislaus Eko Riyadi, Pr • Markus Nur Widi Pranoto, Pr • Antonius Saptono Hadi Digdo Harjono, Pr • Yakobus Sriyanmoko, SX • Benediktus Sunarjoko Pranoko, SDB • Adolfus Suratmo, Pr (pernah berkarya di Paroki Bantul) • Agustinus Suryonugroho, Pr • Andreas Sutiyo, SX • Yustinus Winaryanto,Pr
Mudika Wilayah Brayat Minlyo sangat menjunjung tinggi toleransi. menghargai setiap perbedaan (agama, budaya, bahasa, suku dsb) dan menjadikannya sebagai kekayaan bangsa. Muda-mudi Katolik wilayah Brayat Minulyo, Gereja Paroki St. Yakobus Bantul selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan organisasi pemuda lain. Baik organisasi pemuda di bidang keagamaan, sosial maupun yang lain. Dengan prinsip "Kaum Muda Berkarya untuk INDONESIA."
Kami adalah sekelompok Muda Mudi Katolik yang berada di wilayah Brayat Minulyo, Paroki Santo Yakobus Klodran Bantul Yogyakarta. Wilayah kami terdiri atas 3 Lingkungan, yaitu Lingkungan St. Ambrosius, St. Pius X & St. Ignatius Loyola. Selain blog ini, kami juga mempunyai sarana komunikasi yang berupa media cetak, namanya Warta Mudika (WM).
Kami mempunyai pengurus inti :
Ketua : Ninin.
Wakil : Tya & Giras.
Sekretaris : Rina & Iwan.
Bendahara : Ima & Dian